SUARA GEMILANG NUSANTARA
Sarolangun – Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat alokasi anggaran sebesar Rp117.280.000 untuk kegiatan Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan.
Namun, kondisi fisik Kantor Kepala Desa Rantau Panjang yang terpantau di lapangan dinilai belum menunjukkan adanya perbaikan signifikan. Bangunan terlihat lusuh, cat dinding memudar, sebagian kaca jendela tampak rusak, serta halaman kantor terkesan tidak tertata. Bahkan, bendera Merah Putih yang terpasang di depan kantor terlihat dalam kondisi kusam dan sobek.
Sejumlah warga mempertanyakan realisasi anggaran tersebut. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi kantor desa saat ini tidak mencerminkan adanya pemeliharaan dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah.
“Kalau memang ada anggaran pemeliharaan, seharusnya kondisi kantor tidak seperti ini. Bandingkan dengan kantor desa lain yang terlihat lebih terawat,” ujarnya.
Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Rantau Panjang melalui pesan WhatsApp guna meminta klarifikasi terkait penggunaan anggaran tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Transparansi penggunaan Dana Desa menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Mengingat Dana Desa bersumber dari anggaran negara yang diperuntukkan bagi pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di tingkat desa, masyarakat berharap adanya penjelasan resmi dari pihak pemerintah desa terkait realisasi kegiatan pemeliharaan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang dapat menjelaskan secara rinci bentuk pekerjaan pemeliharaan yang telah dilakukan, waktu pelaksanaan, maupun rincian penggunaannya.
Media ini akan terus berupaya mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait guna menyajikan informasi yang utuh dan berimbang kepada publik.
(4091)







