Keluarga Pasien BPJS Keluhkan Diduga Diminta Pulang Meski Belum Sembuh, RS Akan Dimintai Klarifikasi

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun– Keluarga seorang pasien pengguna layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluhkan dugaan perlakuan kurang menyenangkan dari salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Sarolangun. Pihak keluarga menilai pasien dipulangkan dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Angga, warga pendatang asal Kerinci yang berdomisili di Desa Lidung, Kecamatan Sarolangun. Ia merupakan anak dari pasien yang dirawat selama kurang lebih satu minggu di rumah sakit tersebut.

Menurut Angga, ayahnya masih dalam kondisi lemah saat dipulangkan. Bahkan, untuk makan masih harus menggunakan selang.

“Ayah kami sudah dirawat selama satu minggu di rumah sakit ini. Namun kondisinya masih sangat lemah, makan pun harus melalui selang. Kami hanya diberikan penjelasan cara memberi makan lewat selang oleh perawat,” ujar Angga kepada media.

Ia menjelaskan, pada Senin, 10 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, ayahnya dipulangkan dan diantar menggunakan ambulans perusahaan tempatnya bekerja. Namun, sehari setelah berada di rumah, kondisi pasien kembali memburuk dengan keluhan sesak napas.

“Menjelang satu hari di rumah, penyakitnya kembali kambuh dan napasnya sesak. Akhirnya orang tua kami kami bawa pulang ke kampung halaman,” lanjutnya.

Angga menyebutkan, proses pemulangan ke kampung halaman mendapat bantuan dari warga Sarolangun asal Kerinci yang tergabung dalam Himpunan Keluarga Kerinci Nasional (HKKN) dengan menggunakan ambulans organisasi tersebut.

Meski demikian, Angga mengaku tidak bersedia mengungkapkan jenis penyakit yang diderita ayahnya dan berharap persoalan ini dapat menjadi perhatian agar tidak terulang pada pasien lainnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu tokoh masyarakat Sarolangun sekaligus Ketua LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (LSM-TAMPERAK) DPW Provinsi Jambi, Fachrurrozi Sukmana, S.Pd.I., M.Pd.I., yang mengaku turut memantau perkembangan pasien selama dirawat.

“Saya memang beberapa kali hadir di rumah sakit sebagai perwakilan warga Kerinci di Sarolangun. Untuk kasus ini, kami akan pelajari terlebih dahulu duduk perkaranya dan mencari klarifikasi dari pihak rumah sakit,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi sebelum mendapatkan penjelasan resmi dari manajemen rumah sakit.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun. Harapannya, jika memang ditemukan adanya kekeliruan, dapat diberikan pembinaan atau teguran agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak rumah sakit yang dimaksud belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi manajemen rumah sakit untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang.

Dalam pelayanan kesehatan, khususnya bagi peserta BPJS, prosedur pemulangan pasien umumnya didasarkan pada evaluasi medis dokter penanggung jawab, dengan mempertimbangkan kondisi klinis pasien serta standar operasional rumah sakit.

Masyarakat berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bijak dan transparan, serta menjadi bahan evaluasi bersama demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sarolangun.

(4091)

 

  • Related Posts

    ‎Polres Sarolangun Siagakan 214 Personel, Kawal Pembukaan Balumbo Biduk 2026 Berlangsung Aman dan Meriah

    ‎SUARA GEMILANG NUSANTARA ‎Sarolangun – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran tradisi tahunan Balumbo Biduk, Polres Sarolangun menggelar apel gabungan pengamanan pada Senin (30/3/2026), bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idulfitri…

    ‎Diduga Setor “Uang Keamanan”, Pelangsir Solar di Bungo Tetap Diamankan Polisi ‎

    SUARA GEMILANG NUSANTARA ‎Bungo – Seorang pria berinisial MNS alias Bjg, yang diduga sebagai pelangsir bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, diamankan aparat kepolisian usai beraktivitas di salah satu SPBU…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    ‎Polres Sarolangun Siagakan 214 Personel, Kawal Pembukaan Balumbo Biduk 2026 Berlangsung Aman dan Meriah

    • By yogi
    • Maret 30, 2026
    • 4 views
    ‎Polres Sarolangun Siagakan 214 Personel, Kawal Pembukaan Balumbo Biduk 2026 Berlangsung Aman dan Meriah

    ‎Diduga Setor “Uang Keamanan”, Pelangsir Solar di Bungo Tetap Diamankan Polisi ‎

    • By yogi
    • Maret 28, 2026
    • 10 views
    ‎Diduga Setor “Uang Keamanan”, Pelangsir Solar di Bungo Tetap Diamankan Polisi  ‎

    ‎Klarifikasi Resmi Ketua Koperasi Sinar Mulia Rezeki (SMR)

    • By yogi
    • Maret 27, 2026
    • 28 views
    ‎Klarifikasi Resmi Ketua Koperasi Sinar Mulia Rezeki (SMR)

    Polres Sarolangun Ungkap Kasus Dugaan Persetubuhan terhadap Anak di Bathin VIII, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

    • By yogi
    • Maret 26, 2026
    • 11 views
    Polres Sarolangun Ungkap Kasus Dugaan Persetubuhan terhadap Anak di Bathin VIII, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

    ‎Panitia Matangkan Balumbo Biduk Lewat Technical Meeting, Kapolres Turut Diundang

    • By yogi
    • Maret 26, 2026
    • 22 views
    ‎Panitia Matangkan Balumbo Biduk Lewat Technical Meeting, Kapolres Turut Diundang

    Penetapan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah di Sarolangun Tahun 1447 H/2026 M

    • By yogi
    • Maret 14, 2026
    • 12 views
    Penetapan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah di Sarolangun Tahun 1447 H/2026 M

    Polsek Bathin VIII dan Tim Macan Peseko Polres Sarolangun Amankan Pelaku Pencurian di Pulau Malako

    • By yogi
    • Maret 13, 2026
    • 10 views
    Polsek Bathin VIII dan Tim Macan Peseko Polres Sarolangun Amankan Pelaku Pencurian di Pulau Malako

    Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

    • By yogi
    • Maret 12, 2026
    • 9 views
    Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026