SUARA GEMILANG NUSANTARA
Sarolangun – Menanggapi pemberitaan terkait dugaan tidak tampaknya realisasi anggaran sebesar Rp117.280.000 untuk kegiatan Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan Tahun Anggaran 2025, Kepala Desa Rantau Panjang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, memberikan penjelasan.
Kepala Desa menyampaikan bahwa anggaran tahun 2025 tersebut bukan digunakan untuk perbaikan fisik kantor desa lama, melainkan untuk kegiatan meratakan lahan lokasi kantor desa yang baru.
Menurutnya, lokasi pembangunan kantor desa yang direncanakan berada di atas bukit, sehingga membutuhkan pekerjaan perataan tanah menggunakan alat berat. Proses tersebut memerlukan biaya yang cukup besar karena kondisi geografis yang berbukit dan harus disiapkan terlebih dahulu sebelum pembangunan fisik dapat dilakukan.
“Anggaran tahun 2025 itu digunakan untuk meratakan lokasi kantor desa yang baru. Karena lokasinya di atas bukit, kami perlu alat berat untuk meratakan tanah supaya bisa dibangun kantor desa yang baru,” jelas Kepala Desa.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan fisik kantor desa direncanakan akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya apabila tersedia alokasi dana.
“Kalau ada anggaran tahun 2026 ini, kami akan bangun kantor desa yang baru,” tambahnya.
Pihak pemerintah desa berharap masyarakat dapat memahami tahapan pembangunan yang dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan lahan hingga pembangunan gedung.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap dan berimbang terkait penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Rantau Panjang.
(4091)







