Aset Kendaraan Lelang 2019 Diduga Belum Dihapus, Selisih Rp278 Juta antara Pemkab Sarolangun dan KPKNL Jambi Dipertanyakan

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun — Pengelolaan aset kendaraan milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun Tahun Anggaran 2019 kembali menjadi sorotan. Data lelang kendaraan roda dua dan roda empat tahun 2019 yang diperoleh dari BPKAD Kabupaten Sarolangun mengungkap adanya dugaan ketidaksinkronan administrasi, mulai dari status kendaraan hingga perbedaan signifikan hasil lelang.

Data tersebut diperoleh redaksi setelah Kepala Bidang (Kabid) di BPKAD Sarolangun menyerahkan salinan print out data lelang kendaraan roda dua dan roda empat tahun 2019. Dari dokumen itu, tercatat bahwa kendaraan telah laku dilelang dan dimiliki oleh pemenang lelang.

Namun, hasil penelusuran lanjutan menunjukkan bahwa sejumlah kendaraan yang telah dilelang tersebut diduga masih tercatat aktif dalam sistem data online, termasuk status plat nomor yang belum dilakukan penghapusan atau penonaktifan.

Sesuai ketentuan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), aset kendaraan yang telah dilelang wajib dihapus dari daftar aset daerah, termasuk penyelesaian administrasi kendaraan bermotor.

Narasumber berinisial HN menyampaikan bahwa keterlambatan atau tidak dilakukannya penghapusan aset dapat berdampak pada tertib administrasi daerah.

“Jika kendaraan sudah dilelang dan berpindah kepemilikan, seharusnya tidak lagi tercatat sebagai aset aktif pemerintah daerah. Ini penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar HN.

Selisih Hasil Lelang Dinilai Tidak Lazim
Selain persoalan administrasi aset, publik juga menyoroti selisih besar hasil lelang kendaraan tahun 2019.

Berdasarkan data:
Hasil lelang versi Pemerintah Kabupaten Sarolangun: Rp 972.217.300,00
Hasil bersih lelang melalui KPKNL Jambi: Rp 694.221.000,00
Terdapat selisih sekitar Rp 277.996.300,00. Nilai tersebut dinilai perlu penjelasan rinci, terutama terkait komponen pemotongan.

Narasumber lain berinisial RK menilai, selisih tersebut wajar dipertanyakan publik apabila tidak disertai rincian terbuka.

“Perbedaan harga laku dan hasil bersih bisa saja terjadi, tetapi selisihnya harus jelas dan tertuang dalam risalah lelang. Transparansi menjadi kunci,” kata RK.

Menunggu Klarifikasi Pihak Terkait
Dalam mekanisme lelang negara melalui KPKNL, setiap pemotongan — baik bea lelang, pajak, maupun biaya lain — wajib tercantum dalam Risalah Lelang dan dapat diaudit.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi:
Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
BPKAD Kabupaten Sarolangun.
KPKNL Jambi.

Instansi teknis terkait penghapusan aset dan registrasi kendaraan
Redaksi memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(4091AN)

  • Related Posts

    CSR Perusahaan Dipertanyakan, Kontribusi Pembangunan Tugu Biduk Sarolangun Dinilai Belum Optimal

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Kontribusi perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam pembangunan daerah kembali menjadi perhatian publik. Salah satunya terkait pembangunan Tugu Biduk Sarolangun yang direncanakan sebagai…

    Viral Unggahan Kritik soal ASN, Masyarakat Sarolangun Minta Penjelasan Kebijakan Daerah

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  Sarolangun – Salah satu unggahan bernada kritik yang beredar di media sosial Facebook, khususnya di grup Berita Sarolangun, memantik perhatian publik. Unggahan dari akun peserta anonim tersebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    CSR Perusahaan Dipertanyakan, Kontribusi Pembangunan Tugu Biduk Sarolangun Dinilai Belum Optimal

    • By yogi
    • Januari 26, 2026
    • 4 views
    CSR Perusahaan Dipertanyakan, Kontribusi Pembangunan Tugu Biduk Sarolangun Dinilai Belum Optimal

    Viral Unggahan Kritik soal ASN, Masyarakat Sarolangun Minta Penjelasan Kebijakan Daerah

    • By yogi
    • Januari 24, 2026
    • 10 views
    Viral Unggahan Kritik soal ASN, Masyarakat Sarolangun Minta Penjelasan Kebijakan Daerah

    Lapak Pasar Kian Lapuk, Pedagang Mengeluh: Puluhan Tahun Tak Pernah Tersentuh Perbaikan

    • By yogi
    • Januari 24, 2026
    • 10 views
    Lapak Pasar Kian Lapuk, Pedagang Mengeluh: Puluhan Tahun Tak Pernah Tersentuh Perbaikan

    LAZ Opsezi Jambi Beri Penghargaan kepada PWI Sarolangun atas Kepedulian Sosial

    • By yogi
    • Januari 23, 2026
    • 9 views
    LAZ Opsezi Jambi Beri Penghargaan kepada PWI Sarolangun atas Kepedulian Sosial

    Tipu Sahabat Rp26 Juta, Pelaku Habiskan Uang untuk Judi Online Slot

    • By yogi
    • Januari 22, 2026
    • 9 views
    Tipu Sahabat Rp26 Juta, Pelaku Habiskan Uang untuk Judi Online Slot

    Dalam Rangka HUT OKU Timur ke 22, Ribuan Warga Padati Lapangan Koni

    Dalam Rangka HUT OKU Timur ke 22, Ribuan Warga Padati Lapangan Koni

    Terkesan Tidak ada Pengawasan Diduga Kuat Kakam Sukadana Dan Pihak Kecamatan Kerja sama Mark Up Anggaran Dana Desa Tahun 2025

    Terkesan Tidak ada Pengawasan Diduga Kuat Kakam Sukadana Dan Pihak Kecamatan Kerja sama Mark Up Anggaran Dana Desa Tahun 2025

    Longsor di Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin Limun, Enam Warga Meninggal Dunia

    • By yogi
    • Januari 20, 2026
    • 18 views
    Longsor di Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin Limun, Enam Warga Meninggal Dunia