Diduga Terbengkalai, Green House Dinas Pertanian Sarolangun Tak Terawat, Lahan Cabai Gagal Panen

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Sejumlah bangunan Green House milik Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun yang berada di Desa Bukit Murau, Kecamatan Singkut, kini tampak terbengkalai. Kondisi kantor yang dibangun dengan anggaran negara itu terlihat tidak terawat, bahkan sebagian fasilitas mengalami kerusakan parah.

Pantauan awak media di lokasi, selain kantor Green House yang kosong tanpa aktivitas, lahan percobaan hortikultura seluas lebih dari satu hektar pun terbengkalai. Tanaman cabai yang sebelumnya ditanam, mengalami gagal panen. Bekas rangka lahan percobaan kini hanya menyisakan besi berkarat dan rerumputan liar.

Saat diwawancarai, salah satu pengelola lapangan, Siswanto, mengakui bahwa dirinya sudah meninggalkan lahan tersebut lebih dari sebulan terakhir. Sementara itu, Panggi, yang baru dua bulan membantu mengelola kebun tersebut, mengatakan bahwa tidak ada sistem kerja yang jelas.

“Kami di sini hanya menunggu saja, tidak ada gaji tetap. Kalau ada sayuran, itu dari bibit dan pupuk yang kami usahakan sendiri, hasilnya pun dijual untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Panggi.

Lebih lanjut, Panggi menyebut bahwa persoalan lahan Green House itu berada di bawah tanggung jawab Deni, selaku Kepala UPTD. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan mengenai pengelolaan maupun tindak lanjut pemanfaatan lahan tersebut.

Menurut data registrasi, kebun hortikultura ini merupakan bagian dari program APBN T.A. 2021 dengan nomor registrasi GAP: gap.01-15.03.5-I.168 atas nama kelompok tani Jaya Makmur. Luas lahan tercatat 1 hektar dengan komoditas utama jeruk.

Sayangnya, saat awak media mencoba konfirmasi ke kantor UPTD Green House, tidak satu pun pegawai ditemukan. Kantor yang seharusnya menjadi pusat kegiatan justru tampak kosong, bahkan plang informasi di depan bangunan sudah berkarat.

Kondisi ini menuai kekecewaan warga sekitar. Salah seorang warga Singkut berinisial AL (50) menyayangkan pembiaran aset negara tersebut.

“Kantor yang dibangun megah tapi ditelantarkan begini, jelas-jelas pemborosan anggaran. Seharusnya pemerintah serius mengelola agar bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun maupun UPTD terkait belum memberikan keterangan resmi terkait nasib Green House dan lahan hortikultura tersebut.

(4091SGN)

  • Related Posts

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  OKU Timur – Pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WIB telah berlangsung kegiatan Kurve pasca banjir dalam rangka memberikan bantuan pembersihan yang terdampak  banjir…

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 15 views
    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 12 views
    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    • By yogi
    • Januari 11, 2026
    • 36 views
    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.