Misteri Kematian Yoel Novandi Batuah, Kuasa Hukum Minta Polisi Ungkap Fakta Dugaan Kekerasan

SUARA GEMILANG NUSANTARA 

Pontianak Kalbar – Kematian tragis yang menimpa Yoel Novandi Batuah masih menyisakan tanda tanya besar.

Advokat sekaligus Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, SH, yang bertindak sebagai kuasa hukum keluarga korban, menegaskan permintaan agar kepolisian mengungkap secara terang benderang penyebab kematian Yoel.

Yohanes meminta penyidik Polsek Sungai Kakap yang mendapat dukungan langsung dari Polres Kubu Raya bekerja maksimal.

Menurutnya, ada dua kemungkinan yang harus ditelusuri secara serius oleh penyidik, yakni apakah korban tewas akibat serangan mendadak sekelompok pemuda yang terlibat tawuran atau justru akibat ulah teman-temannya sendiri.

“Beberapa barang bukti yang telah disita dari teman-teman korban mengarah pada indikasi tawuran di sekitar Parit Godo, Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, sekitar pukul 02.30 dini hari. Kami minta penyidik mengungkap siapa pelaku yang sebenarnya dan proses hukum harus ditegakkan,” kata Yohanes kepada wartawan, Jumat (28/3/2025).

Yohanes menambahkan, hasil pembicaraan dengan Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap membuka kemungkinan dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

“Kami mendorong otopsi agar penyebab pasti kematian korban terungkap, apakah benar akibat kekerasan, baik dari tawuran atau justru dari teman-temannya sendiri,” ujarnya.

Pihak kuasa hukum juga menyoroti fakta bahwa hingga hari ini, masih ada dua teman korban yang belum memenuhi panggilan penyidik Polsek Sungai Kakap.

Keterangan keduanya dinilai sangat krusial untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi malam itu.

Sementara itu, pihak keluarga korban yang sejak awal aktif mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk isi percakapan grup WhatsApp korban bersama teman-temannya, menduga kuat adanya tindakan kekerasan yang berujung pada kematian Yoel.

“Kami minta polisi mengusut tuntas. Anak kami meninggal tidak wajar, kami ingin keadilan, pelaku harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” tegas perwakilan keluarga korban.

Sejauh ini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pendalaman barang bukti terus dilakukan, termasuk membuka kemungkinan pelaksanaan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

Sumber : Yohanes Nenes, .S.H

Related Posts

Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Dugaan penjualan tanah yang berada di kawasan Daerah Milik Jalan (DMJ) kembali mencuat. Kali ini, tanah yang diduga masuk dalam DMJ jalan lintas Desa Tanjung,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu melewatkan

Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

  • By yogi
  • Januari 12, 2026
  • 15 views
Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

  • By yogi
  • Januari 12, 2026
  • 12 views
Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

  • By yogi
  • Januari 11, 2026
  • 36 views
GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

Banjir di OKU Timur semakin meluas

Banjir di OKU Timur semakin meluas

Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.