Mobil Dinas KLHK Diduga Disalahgunakan, B 9866 PTB Nongkrong di Warkop Sarolangun

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Pemandangan tak pantas terjadi di pusat Kota Sarolangun. Sebuah mobil dinas berpelat B 9866 PTB, tercatat sebagai milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), tertangkap mata warga terparkir santai di sebuah warung kopi.

Ironisnya, kendaraan yang dibeli dari uang rakyat dan semestinya dipakai untuk menunjang tugas pokok instansi negara itu, justru diduga kuat digunakan bukan untuk keperluan kedinasan. Tidak tampak tanda-tanda kendaraan tersebut sedang dalam penugasan resmi.

“Kalau memang itu mobil dinas, kenapa bisa bebas dipakai nongkrong sampai larut malam? Ini jelas merugikan negara,” tegas salah satu warga yang memotret kejadian tersebut.

Temuan ini memantik kecurigaan publik soal lemahnya pengawasan aset negara di daerah. Apalagi, informasi yang dihimpun tim media dari pejabat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi — yang enggan disebut namanya — menyebut bahwa mobil tersebut bukan milik instansi mereka, melainkan memang kendaraan operasional KLHK pusat di bawah Ditjen KSDAE.

Aturan sudah jelas melarang penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Peraturan Menteri PAN Nomor 87 Tahun 2005 menegaskan bahwa kendaraan dinas hanya boleh digunakan untuk keperluan kedinasan dan menunjang fungsi instansi. Penggunaan untuk kegiatan pribadi, apalagi sekadar nongkrong di warung kopi, merupakan pelanggaran yang dapat dikenai sanksi.

Publik mendesak KLHK segera turun tangan, mengusut siapa pengguna kendaraan tersebut, serta memberikan tindakan tegas jika terbukti terjadi penyalahgunaan.

Kasus ini menjadi cermin buruknya tata kelola aset negara. Masyarakat menegaskan, kendaraan dinas bukan milik pribadi pejabat atau oknum mana pun, melainkan amanah dari uang rakyat yang harus digunakan untuk sebesar-besarnya kepentingan negara.

(Yogi)

  • Related Posts

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  OKU Timur – Pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WIB telah berlangsung kegiatan Kurve pasca banjir dalam rangka memberikan bantuan pembersihan yang terdampak  banjir…

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 15 views
    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 12 views
    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    • By yogi
    • Januari 11, 2026
    • 36 views
    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.