SUARA GEMILANG NUSANTARA
Sarolangun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Fungsi Intelkam Polri, Satuan Intelkam Polres Sarolangun menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako dan kebutuhan pokok kepada Pondok Pesantren, Senin (29/12/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya fungsi Intelkam, dalam meningkatkan kepedulian serta mempererat kebersamaan dengan masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan keagamaan.
Sebanyak kurang lebih 18 personel Satuan Intelkam Polres Sarolangun terlibat langsung dalam kegiatan tersebut dengan menyalurkan bantuan sosial secara langsung kepada pihak pondok pesantren.
Kasat Intelkam Polres Sarolangun, AKP Tarjono, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas pokok di bidang keamanan, tetapi juga hadir dan peduli terhadap lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Intelkam, tidak hanya fokus pada tugas pokok, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar dan pondok pesantren,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan harian, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi dengan pengurus pondok pesantren.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Gunung Jati, KH. Ahmad Wahyudin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polri, khususnya Satuan Intelkam Polres Sarolangun, atas kepedulian yang diberikan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah bagi bapak-bapak kepolisian,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan, tidak hanya pada peringatan Hari Jadi Intelkam, tetapi juga di waktu-waktu lainnya.
Kegiatan bakti sosial tersebut ditutup dengan foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian Polri terhadap Pondok Pesantren dan masyarakat.
(4091)








