Puluhan Mobil Dinas di Sarolangun Tak Bayar Pajak, BPKAD Bungkam, Publik Geram

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Puluhan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun terindikasi menunggak pajak tahunan. Temuan ini mencuat usai tim investigasi media berhasil mengumpulkan data valid dari Samsat Sarolangun yang mencatat sedikitnya 40 unit mobil dinas tidak melaksanakan kewajiban pembayaran pajak.

Ironisnya, saat dikonfirmasi kepada Kepala BPKAD Sarolangun, Kasriadi, tidak ada tanggapan atau klarifikasi resmi yang diberikan. Padahal, sebagai pemegang kendali anggaran daerah, BPKAD seharusnya bertanggung jawab dalam memastikan anggaran pajak kendaraan dinas teralokasi dan dibayarkan tepat waktu.

Padahal, dana untuk pembayaran pajak kendaraan dinas telah dianggarkan melalui APBD. Kondisi ini pun menuai pertanyaan besar: Ke mana larinya dana pajak kendaraan dinas tersebut? Siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini?

Menurut sumber di lingkungan Pemkab Sarolangun, dana pajak rutin dialokasikan setiap tahun. Namun dalam praktiknya, kendaraan dinas justru dibiarkan menunggak, sehingga berpotensi melanggar aturan pengelolaan keuangan daerah dan undang-undang perpajakan.

Tokoh masyarakat Sarolangun, Wahidin, mendesak aparat penegak hukum (APH) turun tangan.
“Kami minta aparat hukum memeriksa ke mana dana pajak itu. Kalau memang ada pelanggaran, proses pihak yang bertanggung jawab. Ini menyangkut uang rakyat dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Kondisi ini semakin memperkuat sorotan terhadap kinerja aparatur di Sarolangun. Masyarakat mulai mempertanyakan kelayakan etika dan tanggung jawab moral para pejabat yang mengelola kendaraan dinas, namun lalai terhadap kewajiban hukum.

Apakah ini bentuk pembiaran? Atau ada indikasi penyelewengan anggaran?

Hingga berita ini diturunkan, pihak BPKAD belum memberikan pernyataan resmi. Media ini akan terus mengawal dan mengungkap siapa aktor di balik mandeknya pembayaran pajak kendaraan dinas Pemkab Sarolangun.

(4091)

  • Related Posts

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  OKU Timur – Pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WIB telah berlangsung kegiatan Kurve pasca banjir dalam rangka memberikan bantuan pembersihan yang terdampak  banjir…

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 15 views
    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 12 views
    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    • By yogi
    • Januari 11, 2026
    • 36 views
    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.