Ultimatum Warga Trans 1 Ranggo: 20 Tahun Lahan Tak Jelas, Pemkab Sarolangun Ditantang Tuntaskan atau Hadapi Aksi Besar

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Warga Trans 1 Desa Ranggo, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, melayangkan ultimatum keras kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Setelah hampir 20 tahun status lahan transmigrasi tak kunjung tuntas, warga menyatakan siap menggelar aksi besar jika janji penyelesaian tidak segera direalisasikan.

Salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan menegaskan, masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati dan kelola sejak awal program transmigrasi.

“Kami sudah hampir dua dekade menunggu. Kalau pemerintah tidak menepati janji untuk menyelesaikan polemik ini, kami akan turun aksi lebih besar dari sebelumnya,” tegasnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, sekitar 100 warga pernah menggelar aksi menuntut kejelasan lahan. Saat itu pemerintah disebut merespons positif dan berjanji mencari solusi. Namun, di tengah jalan, proses penyelesaian dinilai terhenti tanpa hasil konkret.

Data yang dihimpun warga menyebutkan, dari sekitar 150 kepala keluarga (KK), baru ±50 KK yang menerima sertifikat lahan pekarangan. Sementara lahan LU1 memang telah digarap warga, namun belum memiliki sertifikat resmi.

Adapun lahan LU2 hingga kini belum pernah dikelola warga dan diduga dikuasai perusahaan perkebunan milik negara, yakni PTPN IV, yang sebelumnya dikenal sebagai PTPN VI.

“LU2 tidak pernah kami nikmati hasilnya. Sudah lama ditanami dan dikuasai perusahaan. Kami hanya jadi penonton di tanah sendiri,” ungkapnya.

Warga juga menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur. Jalan di dusun Trans 1 disebut bertahun-tahun tidak mengalami pembangunan signifikan.

Pernyataan Pejabat Jadi Sorotan
Dalam pertemuan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sarolangun menyampaikan bahwa pemerintah akan mencari jalan penyelesaian dan meminta waktu kepada warga.

Pejabat tersebut juga pernah menyebut bahwa PTPN VI (kini PTPN IV Regional 4) sempat mengajukan pola kemitraan dengan pemerintah daerah. Namun perkembangan lanjutan dari skema tersebut diakui tidak diketahui secara rinci.

Pernyataan ini memicu pertanyaan publik mengenai pengawasan dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap administrasi lahan transmigrasi.

Warga Siap Turun Aksi
Warga menegaskan akan menilai ketegasan pemerintah daerah dalam waktu dekat. Jika tidak ada langkah konkret, mereka akan kembali menggelar audiensi maupun aksi massa dalam jumlah lebih besar.

“Kami hanya meminta hak kami. Sertifikat lahan pekarangan, LU1, dan terutama LU2 harus jelas. Jangan sampai pemerintah terkesan lepas tangan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun maupun pihak manajemen PTPN IV terkait perkembangan penyelesaian polemik lahan Trans 1 Desa Ranggo.

(4091)

  • Related Posts

    Polres Sarolangun Berbagi Takjil di Pelawan Singkut, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Dalam suasana penuh berkah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polres Sarolangun kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial pembagian takjil, Minggu (1/3/2026) sekira…

    Diduga Kades Muara Pemuat Terlibat PETI, Keluarkan Surat Minta Setoran 4 Persen

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Dugaan keterlibatan Kepala Desa Muara Pemuat, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mencuat ke publik. Oknum kepala desa tersebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Ultimatum Warga Trans 1 Ranggo: 20 Tahun Lahan Tak Jelas, Pemkab Sarolangun Ditantang Tuntaskan atau Hadapi Aksi Besar

    • By yogi
    • Maret 2, 2026
    • 2 views
    Ultimatum Warga Trans 1 Ranggo: 20 Tahun Lahan Tak Jelas, Pemkab Sarolangun Ditantang Tuntaskan atau Hadapi Aksi Besar

    Polres Sarolangun Berbagi Takjil di Pelawan Singkut, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    • By yogi
    • Maret 1, 2026
    • 5 views
    Polres Sarolangun Berbagi Takjil di Pelawan Singkut, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    Diduga Kades Muara Pemuat Terlibat PETI, Keluarkan Surat Minta Setoran 4 Persen

    • By yogi
    • Februari 28, 2026
    • 10 views
    Diduga Kades Muara Pemuat Terlibat PETI, Keluarkan Surat Minta Setoran 4 Persen

    SPPG di Kecamatan Jayapura Jadi Sorotan, Orang Tua dan Guru Keluhkan Porsi dan Penyajian

    SPPG di Kecamatan Jayapura Jadi Sorotan, Orang Tua dan Guru Keluhkan Porsi dan Penyajian

    PMII Jambi Soroti Dugaan Kelalaian Bank 9 Jambi, Desak Transparansi dan Tanggung Jawab Pimpinan

    • By yogi
    • Februari 28, 2026
    • 5 views
    PMII Jambi Soroti Dugaan Kelalaian Bank 9 Jambi, Desak Transparansi dan Tanggung Jawab Pimpinan

    Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Sukaraja, Usir Wartawan Saat Kunjungan Kesekolahan

    Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Sukaraja, Usir Wartawan Saat Kunjungan Kesekolahan

    Ketua LSM PKP Angkat Bicara Soal Polemik Lahan Transmigrasi Ranggo Trans 1 dan 2, Siap Kawal Hingga Pusat

    • By yogi
    • Februari 27, 2026
    • 11 views
    Ketua LSM PKP Angkat Bicara Soal Polemik Lahan Transmigrasi Ranggo Trans 1 dan 2, Siap Kawal Hingga Pusat

    Polwan Sambut Aksi Damai Secara Humanis di Depan Gerbang Polres Sarolangun

    • By yogi
    • Februari 27, 2026
    • 12 views
    Polwan Sambut Aksi Damai Secara Humanis di Depan Gerbang Polres Sarolangun