Warga Sarolangun Geram! Angkutan Batu Bara Langgar Jam Operasional, Desak Wakil Ketua II DPRD Bertindak Tegas

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Kesabaran masyarakat Sarolangun tampaknya sudah habis. Warga menyoroti keras pelanggaran jam operasional angkutan batu bara yang sudah nekat melintas sejak pukul 20.24 WIB, padahal kesepakatan resmi hasil rapat di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun menyebut kendaraan tambang hanya boleh beroperasi mulai pukul 21.00 WIB.

“Kami minta ketegasan Wakil Ketua II DPRD Sarolangun, Pak Dedi, untuk bertindak. Jangan hanya diam ketika kesepakatan dilanggar terang-terangan seperti ini. Harus ada peringatan keras,” tegas At, warga Sarolangun, saat ditemui wartawan.

Warga merasa, pelanggaran ini bukan hanya persoalan jam, tetapi juga bentuk nyata ketidakpedulian perusahaan tambang terhadap keselamatan dan kepentingan masyarakat Sarolangun yang masih beraktivitas di jalan hingga malam.

“Kesepakatan sudah jelas. Tapi faktanya, jam 20.24 WIB sudah ada mobil batu bara melintas. Ini pelecehan terhadap keputusan bersama, sekaligus menunjukkan mereka tidak menghargai masyarakat maupun DPR selaku wakil rakyat,” sambung At.

Warga mendesak Wakil Ketua II DPRD Sarolangun Dedi, bersama Pemkab dan aparat penegak hukum (APH), untuk segera memberikan sanksi tegas kepada perusahaan tambang yang membandel. Masyarakat menuntut pengawasan lebih serius, bukan sekadar rapat tanpa tindak lanjut.

“Kami tidak mau lagi hanya janji dan kertas kesepakatan. Yang kami harapkan tindakan nyata, demi ketertiban, keselamatan, dan rasa keadilan bagi masyarakat Sarolangun,” pungkas At.

Masyarakat Sarolangun kini menunggu, apakah wakil rakyat benar-benar akan berpihak pada kepentingan rakyat, atau kembali membiarkan aturan hanya jadi formalitas tanpa makna.

(Yogi)

  • Related Posts

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  OKU Timur – Pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WIB telah berlangsung kegiatan Kurve pasca banjir dalam rangka memberikan bantuan pembersihan yang terdampak  banjir…

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 15 views
    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 12 views
    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    • By yogi
    • Januari 11, 2026
    • 36 views
    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.