Diduga Tanah Kas Desa Dihancurkan Dompeng Milik Oknum Perangkat Desa, Warga Pasar Pelawan Teriak Minta Keadilan

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Penambangan liar menggunakan mesin dompeng kembali menodai wajah Desa Pasar Pelawan, Dusun Pelayang, Kabupaten Sarolangun. Lebih tragis, dompeng yang merusak tanah kas desa (TKD) — aset penting yang seharusnya dijaga untuk kepentingan bersama — justru diduga kuat milik oknum perangkat desa sendiri.

Fakta ini mencuat setelah seorang warga berinisial RA mengadukan keresahan masyarakat melalui pesan inbox Facebook ke redaksi SAROLANGUN POS. Dalam laporannya, RA menyebut sawah-sawah warga sudah banyak yang hancur akibat aktivitas tambang ilegal tersebut. Tak hanya itu, apabila debit air sungai naik, banjir mengancam persawahan masyarakat.

“Yang punya dompeng itu perangkat desa. RT dan Kadus seolah tutup mata, begitu juga pak kades. Kami sebagai masyarakat cuma bisa teriak, sementara lahan kami sudah rusak,” ungkap RA penuh kekecewaan.

Tanah kas desa sejatinya adalah sumber kesejahteraan bersama. TKD dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan, pendidikan, dan kegiatan sosial desa. Namun, ironisnya, keserakahan segelintir orang justru menjadikan TKD lahan tambang emas ilegal demi keuntungan pribadi.

Menurut pengakuan warga, luas lahan yang sudah dirusak belum terdata secara resmi. Namun kerusakan sudah sangat terlihat di lokasi, berupa kubangan besar dan bekas galian yang membuat air mudah meluap ke sawah warga. Kondisi ini mematikan harapan petani yang menggantungkan hidup dari hasil panen.

“Kalau hujan deras, sawah kami bisa habis. Yang punya dompeng cari untung, kami yang menanggung rugi,” tambah RA.

Perangkat Desa Diduga Terlibat, Aparat Dinilai Tutup Mata, Lebih memprihatinkan, aktivitas tambang ilegal ini justru dilakukan oleh oknum yang seharusnya menjadi teladan: perangkat desa sendiri. Warga menilai, kades, RT, dan kadus terkesan tak mau ambil tindakan. Bahkan seolah melindungi, karena pelaku adalah orang dalam.

Keterlibatan aparat desa dalam praktik ilegal semacam ini menjadi tamparan keras bagi upaya pemberantasan tambang ilegal di daerah. Warga pun semakin kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah desa yang semestinya berdiri paling depan melindungi tanah dan kepentingan rakyat.

Desakan Warga: Hentikan Dompeng dan Tindak Tegas Pelaku, Warga Pasar Pelawan dengan tegas meminta aparat penegak hukum — baik kepolisian maupun pemerintah kabupaten — segera turun ke lokasi. Penindakan tidak cukup hanya menyita alat dompeng, tapi harus ada proses hukum yang adil bagi pelaku, siapapun dia, termasuk jika terbukti perangkat desa sendiri.

“Jangan tunggu sampai semuanya habis. Kami hanya masyarakat kecil, tapi kami punya hak untuk hidup dan menggarap tanah kami,” tegas RA menutup laporannya.

Masa Depan TKD: Menyelamatkan atau Menghancurkan?
Tanah kas desa bukan hanya aset administratif, melainkan warisan penting bagi generasi mendatang. Membiarkannya dirusak demi tambang ilegal sama saja menggadaikan masa depan desa.

Kami Sebagai warga akan memantau langkah pemerintah dan penegak hukum, sekaligus menyuarakan keluhan masyarakat yang sudah terlalu lama dibungkam oleh kepentingan segelintir orang.

Hingga berita ini ditulis, redaksi belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari kepala desa/RT terkait dugaan tersebut.

(4091)

  • Related Posts

    ‎Oknum DPRD Sarolangun Disorot, Diduga Terlibat PETI di Lahan Hutan Desa

    SUARA GEMILANG NUSANTARA ‎Sarolangun – Dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di atas lahan hutan desa yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) menteri kehutanan sosial kembali mencuat di Kabupaten…

    ‎Polsek Bathin VIII Ungkap Dua Kasus Pidana dalam 1×24 Jam, Bukti Respons Cepat Aparat

    SUARA GEMILANG NUSANTARA ‎Sarolangun – Kinerja cepat dan responsif kembali ditunjukkan jajaran Polsek Bathin VIII. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, aparat kepolisian berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana berbeda,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    ‎Oknum DPRD Sarolangun Disorot, Diduga Terlibat PETI di Lahan Hutan Desa

    • By yogi
    • April 15, 2026
    • 6 views
    ‎Oknum DPRD Sarolangun Disorot, Diduga Terlibat PETI di Lahan Hutan Desa

    ‎Polsek Bathin VIII Ungkap Dua Kasus Pidana dalam 1×24 Jam, Bukti Respons Cepat Aparat

    • By yogi
    • April 10, 2026
    • 11 views
    ‎Polsek Bathin VIII Ungkap Dua Kasus Pidana dalam 1×24 Jam, Bukti Respons Cepat Aparat

    15 Pejabat Dilantik, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Tegaskan Inovasi Jadi Kunci Pelayanan Publik

    • By yogi
    • April 9, 2026
    • 8 views
    15 Pejabat Dilantik, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Tegaskan Inovasi Jadi Kunci Pelayanan Publik

    “Clean & Clear” Lahan Koperasi Merah Putih Desa Koto Cayo Penuhi Aturan, Isu Klaim Tanah Diduga Dipicu Oknum Tak Bertanggung Jawab

    • By yogi
    • April 9, 2026
    • 20 views
    “Clean & Clear” Lahan Koperasi Merah Putih Desa Koto Cayo Penuhi Aturan, Isu Klaim Tanah Diduga Dipicu Oknum Tak Bertanggung Jawab

    Kapolsek Pauh Perkuat Sinergi dengan Pemuda, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Pengaruh Negatif

    • By yogi
    • April 9, 2026
    • 39 views
    Kapolsek Pauh Perkuat Sinergi dengan Pemuda, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Pengaruh Negatif

    ‎Kapolres Sarolangun Pimpin Sertijab dan Pelantikan PJU, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    • By yogi
    • April 6, 2026
    • 28 views
    ‎Kapolres Sarolangun Pimpin Sertijab dan Pelantikan PJU, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    Wakil Ketua II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansyah Gelar Open House Idul Fitri 1447 H

    • By yogi
    • April 1, 2026
    • 45 views
    Wakil Ketua II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansyah Gelar Open House Idul Fitri 1447 H

    ‎Polres Sarolangun Siagakan 214 Personel, Kawal Pembukaan Balumbo Biduk 2026 Berlangsung Aman dan Meriah

    • By yogi
    • Maret 30, 2026
    • 37 views
    ‎Polres Sarolangun Siagakan 214 Personel, Kawal Pembukaan Balumbo Biduk 2026 Berlangsung Aman dan Meriah