Dokter Cuti, Operasi Gagal! RS Golden Medika Dinilai Lalai Layani Pasien

SUARA GEMILANG NUSANTARA

Sarolangun – Pelayanan publik di RS Golden Medika (LGM) kembali menuai sorotan. Sejumlah warga mengaku kecewa setelah gagal menjalani tindakan operasi karena ketiadaan dokter anestesi yang disebut sedang cuti. Ironisnya, pihak rumah sakit tidak menyiapkan dokter pengganti, padahal tindakan operasi merupakan kebutuhan mendesak dan menyangkut keselamatan pasien.

Salah satu korban dari kelalaian tersebut adalah seorang pasien mandel akut berusia 53 tahun, warga Sarolangun. Rencana operasi yang telah dijadwalkan harus tertunda tanpa kepastian.

Salah satu keluarga pasien, SP (35), mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media. “Kami sudah dua hari datang untuk operasi orang tua kami. Tapi setiap kali datang, pegawai rumah sakit hanya bilang: dokter anestesi sedang cuti,” ujarnya dengan nada kesal.

SP menyayangkan manajemen rumah sakit yang dinilai tidak profesional dalam mengatur jadwal tenaga medis. “Ini rumah sakit, bukan kantor biasa. Harusnya kalau dokter cuti ada penggantinya. Masa pasien ditelantarkan begitu saja?” tegasnya.

Pihak rumah sakit LGM hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun dari keterangan petugas yang berjaga, benar bahwa dokter anestesi sedang cuti dan belum diketahui kapan akan kembali bertugas.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar soal komitmen RS Golden Medika sebagai penyedia layanan publik di sektor kesehatan. Layanan kesehatan sejatinya tidak boleh berhenti, apalagi untuk alasan personal seperti cuti tanpa adanya antisipasi pengganti. Hal ini bisa berdampak fatal bagi pasien yang membutuhkan tindakan segera.

Publik Berhak Bertanya: Apakah Ini yang Disebut Pelayanan Kesehatan?

Pakar kebijakan publik menilai, dalam dunia medis, keberadaan tenaga ahli seperti dokter anestesi tidak bisa digantikan secara sembarangan. Namun pihak manajemen rumah sakit seharusnya memiliki sistem cadangan, apalagi untuk rumah sakit rujukan.

“Kalau benar tidak ada dokter pengganti saat cuti, itu kelalaian manajemen. Bukan hanya pelayanan buruk, tapi berpotensi melanggar hak pasien atas kesehatan,” ungkap seorang aktivis kesehatan yang enggan disebut namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, keluarga pasien masih berharap agar pihak rumah sakit segera mengambil langkah cepat untuk melanjutkan operasi yang tertunda.

(4091)

  • Related Posts

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  OKU Timur – Pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WIB telah berlangsung kegiatan Kurve pasca banjir dalam rangka memberikan bantuan pembersihan yang terdampak  banjir…

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 15 views
    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 12 views
    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    • By yogi
    • Januari 11, 2026
    • 36 views
    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.