DPRD Sarolangun Serap Aspirasi Pedagang Pasar Singkut, Keluhkan Pungutan dan Lampu Padam

SUARA GEMILANG NUSANTARA 

Sarolangun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun Komisi II melakukan kunjungan ke Pasar Singkut Desa Bukit Tigo, Kecamatan Singkut, guna menyerap aspirasi para pedagang, Jumat 31/10/2025).

Kehadiran rombongan dewan turut didampingi Babinsa TNI Sutaryo, pihak kepolisian A.R. Widodo, lurah Singkut, dan Camat Singkut. Kehadiran mereka untuk mendengar keluhan pedagang terkait dugaan pungutan pasar dan permasalahan listrik yang tidak menyala di area lapak.

Beberapa pedagang mengungkapkan bahwa mereka dikenakan berbagai biaya, antara lain:

Iuran lampu bervariasi Rp20 ribu – Rp30 ribu per titik lampu per bulan, Iuran lapak Rp30 ribu per lapak, Biaya lampu dalam lapak Rp20 ribu per bulan

Uang meja Rp5.000 setiap dua hari sekali. Total beban pedagang dapat mencapai Rp180.000 per bulan

Sementara itu, salah satu pedagang sayur bernama Iwan menyampaikan bahwa dirinya harus mulai berjualan pukul 02.00 dini hari, namun kondisi pasar gelap karena lampu tidak menyala

“Lampu mati, kami pakai lampu cas. Amper listrik dicabut PLN karena menunggak,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Dewi Suarni, juga mengeluhkan hal serupa dan berharap ada perhatian pemerintah agar pedagang tidak terus terbebani.

Diketahui jumlah lapak di Pasar Singkut sekitar 300 unit, dan pembayaran iuran dilakukan setiap tanggal 15.

Dalam kunjungan tersebut, hadir jajaran DPRD Kabupaten Sarolangun terdiri dari: Riki Anggriawan — Sekretaris Komisi II Akmal, Julian Donopan, Febi Bastian — Anggota Komisi II Nurdin — Perwakilan Komisi III

Pihak DPRD menyatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat untuk memastikan mekanisme pungutan pasar sesuai ketentuan dan pelayanan publik berjalan baik.

“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi para pedagang. Semua keluhan akan kami pelajari dan teruskan kepada pihak terkait,” kata Sekretaris Komisi II Riki Anggriawan.

Para pedagang berharap kehadiran wakil rakyat mampu membawa perbaikan dan keadilan dalam pengelolaan pasar tradisional tersebut.

(4091)

  • Related Posts

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    SUARA GEMILANG NUSANTARA  OKU Timur – Pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WIB telah berlangsung kegiatan Kurve pasca banjir dalam rangka memberikan bantuan pembersihan yang terdampak  banjir…

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    SUARA GEMILANG NUSANTARA Sarolangun – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SA alias Bas (44) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Rantau Tenang,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kamu melewatkan

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Kegiatan Kurve Pasca Banjir Dalam Rangka Memberikan Bantuan Pembersihan Dan Percepat Pemulihan Yang  Terdampak Banjir Di Desa Nusa Jaya

    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 15 views
    Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun Tangkap Pengedar Sabu di Rantau Tenang

    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    • By yogi
    • Januari 12, 2026
    • 12 views
    Diduga Kepala Desa Tanjung Jual Tanah DMJ Jalan Lintas untuk Kantor BAZNAS, Tuai Sorotan Publik

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    5000 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir di OKU Timur

    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    • By yogi
    • Januari 11, 2026
    • 36 views
    GRIB Sarolangun Tegaskan Tidak Bekingi PT SMM, Siap Tindak Anggota yang Cederai SOP Ormas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Banjir di OKU Timur semakin meluas

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Kades Kromongan Resmi di Laporkan Warganya ke Polres, Diduga Melakukan Pelecehan

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.

    Bupati OKU Timur Bersama Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Nusa Jaya.